guru mts 1Meski jumlahnya belum banyak, namun sejauh ini sudah ada beberapa orang yang mencoba membudidayakan kelengkeng. Salah satunya adalah petani di Desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo bernama Al Amin yang sehari-hari juga berprofesi sebagai guru MTs.

Budidaya kelengkeng sudah dirintis sejak dua tahun lalu. Dimulai dengan mempersiapkan lahan seluas ¼ hektar yang selama ini dinilai sudah tidak produktif.

Setelah itu, bibit kelengkeng yang sudah disiapkan mulai dipindah ke lahan. Dalam budidaya ini, Amin memilih kelengkeng varietas New Kristal.

“Varietas kelengkeng sebenarnya cukup banyak. Namun, saya pilih varietas New Kristal dalam ujicoba ini. Total tanaman yang ada di lahan sebanyak 58 pohon,” katanya.

Sejak ditanam hingga saat ini, kondisi kelengkeng bisa tumbuh dengan baik. Meski demikian, saat ini belum ada satupun pohon kelengkeng yang berproduksi.

“Tanaman kelengkeng ini mulai produksi pada usia sekitar 3 tahun. Untuk tanaman saya sekarang ini baru umur 1,5 tahun. Insya Allah, 1,5 tahun lagi sudah mulai panen,” jelas Amin.

guru mts 2Dalam budidaya kelengkeng ini, Amin mengaku sering konsultasi pada Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang bertugas di Kecamatan Tawangharjo. Selain itu, budidaya itu juga mendapat pendampingan petugas dari perusahaan pupuk cair organik yang bernama Pujiyanto. Pendampingan ini diberikan karena dalam budidaya kelengkeng tersebut, Amin juga menggunakan produk pupuk cair organik yang dipercaya mampumemacu pertumbuhan dan perkembangantanaman. (BA)

**Joomla! Debug Console**

**Session**

**Profile Information**

**Memory Usage**

**Database Queries**

**Parsing errors in language files**

**Language Files Loaded**

**Untranslated Strings**