Pemilihan Petani Muda

Pendaftaran :
5 mei 2018 – 17 Agustus 2018
Info Lengkap kunjungi http://www.dutapetanimuda.id/

petani muda 1

Selamat Datang di Website Resmi Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan

pasar tani 1Sebuah tenda yang dibawahnya terdapat lapak berisi aneka hasil pertanian terlihat di depan pintu gerbang kantor Dinas Pertanian Grobogan tiap hari Jumat. Selain sayur mayur, ada beragam produk hortikultura dan tempe higienis yang disediakan dalam lapak.

“Ini adalah Pasar Tani. Semua barang yang ada disini bisa dibeli masyarakat,” ungkap Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Grobogan Imam Sudigdo.

Menurut Imam, Pasar Tani digelar tiap hari jumat, dari pagi hingga sekitar pukul 11.00 WIB. Penyelenggaraan Pasar Tani dimulai bulan April lalu. Semua barang yang dijual merupakan produk dari petani dari berbagai kecamatan. Pengelolaannya ditangani Koperasi Dinas Pertanian.

Imam menjelaskan, program Pasar Tani diluncurkan dengan beberapa tujuan. Antara lain, untuk mengenalkan potensi pertanian lokal yang dihasilkan para petani. Khususnya, komoditas hortikultura.

Selain itu, Pasar Tani juga bertujuan untuk mempertemukan petani dengan konsumen langsung agar mendapatkan harga lebih murah karena rantai tataniaganya tidak panjang. Selama ini, panjangnya rantai tataniaga atau jalur distribusi berakibat pada tingginya marjin atau selisih harga antara harga beli di petani dengan harga jual produk ke konsumen.

pasar tani 2Pada Pasar Tani tersebut, harga yang dijual lebih tinggi dari harga beli dilevel petani tetapi lebih rendah dari harga dipasaran. Dengan demikian, petani bisa mendapatkan tambahan penghasilan dan konsumen bisa menekan pengeluaran.

Sebagai gambaran, Imam menerangkan, untuk komoditas sayuran gambas harga beli di petani saat ini berkisar Rp 650 per biji. Sedangkan harga gambas dipasaran umum bisa sampai Rp 1.500 per biji. Kalau di Pasar Tani, harga gambas dijual Rp 900-1.000 per biji.

“Hal ini jelas menguntungkan konsumen karena dapat lebih murah. Disisi lain, petani juga lebih untung karena menjual lebih tinggi dibanding menjual ke pengepul. Untuk komoditas lainnya juga diberlakukan seperti itu,” terangnya.

Halal bihalal 1Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Keluarga Besar Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan melaksanakan Halal Bihalal pada hari Kamis 28 Juni 2018 di Rumah Kedelai Grobogan. Acara ini dihadiri oleh Sekda Kabupaten Grobogan, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Sekda Grobogan, seluruh seluruh karyawan karyawati Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan baik ASN maupun Non ASN. Selain itu hadir pula para pensiunan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan. Sebagai penceramah dalam kegiatan ini adalah K.H. Nurul Amin dari Desa Temurejo Kecamatan Karangrayung.

Acara Halal Bihalal sudah menjadi tradisi di adakan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan di setiap tahun dengan tujuan utama adalah meningkatkan tali silaturahmi di antara karyawan karyawati beserta Pimpinan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan.

Halal bihalal 2Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Ir.Edhie Sudharyanto,M.M. mengatakan “Salah satu tugas yang sampai saat ini masih tetap menjadi fokus kita adalah Pelayanan Publik. Negara harus hadir ketika masyarakat membutuhkan solusi. Dinas Pertanian Grobogan harus hadir mendampingi masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang terjadi terutama mengenai sektor pertanian, “jelas Edhie.

Sementara itu Asisten 2 Sekda Grobogan Ir.Ahmadi Widodo, M.T. yang mewakili Bupati Grobogan membacakan sambutan Bupati Grobogan yang memberikan “apresiasi yang setinggi – tingginya atas kekompakan dan kerja keras seluruh element yang ada di Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan untuk memajukan Pertanian di Kabupaten Grobogan sehingga banyak prestasi baik di tingkat Daerah maupun Nasional yang berhasil diraih”, kata Ahmadi.

Dalam tausiyah halal bihalal, Ustadz K.H Nurul Amin menyampaikan Pencapaian takwa bagi seorang muslim ditandai dengan munculnya karakter positif pada dirinya, di antaranya setelah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Puasa di bulan Ramadhan, umat Islam dengan rela menahan haus, lapar dan hawa nafsu lainnya sejak subuh hingga maghrib. Tidak ada satupun yang memaksa, namun dilaksanakan dengan ikhlas. Ini juga salah satu bentuk karakter yang muncul ketika menjalani ibadah puasa, yaitu karakter taat.

Halal bihalal 3Bagi yang mencoba melanggar dengan membatalkan puasa di siang hari namun mengaku puasa kepada orang lain, ia akan dihadapkan kepada penilaian Allah SWT. Bisa dipastikan hati nuraninya akan mengaku bersalah ketika mengaku puasa kepada orang lain padahal baru saja ia makan dan minum di siang hari. Maka puasa juga membentuk karakter jujur pada diri seorang muslim.

Masih banyak lagi karakter positif yang dibentuk melalui puasa dan ibadah di bulan Ramadhan. Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan derajat ketakwaan di bulan Ramadhan ini. (IP)

pelatihan survey 1Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mempunyai peranan cukup penting dalam perekonomian Indonesia. Salah satu subsektor pertanian yang mempunyai peranan yang sangat strategis adalah subsektor tanaman pangan, yang meliputi tanaman padi dan palawija. Peranan penting subsektor tanaman pangan adalah dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia. Mengingat pentingnya peran subsektor tanaman pangan, dibutuhkan informasi mengenai produksi tanaman pangan yang akurat dan menggambarkan kondisi terkini. Salah satu informasi penting yang dibutuhkan dalam penghitungn produksi tanaman pangan adalah hasil per hektar (produktivitas) yang dikumpulkan secara rutin setiap subround melalui Survei Ubinan.

Informasi pokok yang dikumpulkan melalui Survei Ubinan adalah data produktivitas (hasil per hektar) tanaman padi sawah, jagung, kedelai, kacang tanah, ubi kayu, dan ubi jalar. Informasi pendukung lainnya yang juga dikumpulkan antara lain koordinat lokasi ubinan, jenis lahan, cara penanaman, sistem penanaman, jenis kegiatan peningkatan produksi, banyaknya benih dan pupuk yang digunakan, jenis/varietas benih yang digunakan (khusus padi dan jagung), intensitas serangan hama serta cara pengendaliannya, informasi bantuan benih, pupuk, alsintan, dan informasi kualitatif yang berkaitan dengan produktivitas. Mengingat begitu pentingnya data yang dihasilkan melalui Survei Ubinan ini, maka diperlukan pelatihan petugas yang intensif agar data yang dihasilkan benar-benar akurat.

Pelatihan ubinan dilaksanakan mulai tanggal 3-4 Juli 2018 di Hotel Kyriad Grand Master, Purwodadi Kab. Grobogan. Pelatihan ini diikuti oleh 40 orang peserta terdiri dari Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) dan Petugas Penyuluh Pertanian yang menangani ubinan Stastistik Pertanian.

Pelatihan dibuka oleh Agung Wagito, S. Si, M.Si, mewakili Kepala BPS Kabupaten Grobogan.

Pelatihan pada hari pertama diisi dengan paparan materi oleh instruktur daerah mengenai tata cara pemutakhiran, konsep dan definisi, pencacahan, dan sedikit materi mengenai pengolahan. Dalam pelatihan ini juga dilakukan diskusi mengenai kasus-kasus yang mungkin terjadi di lapangan atau pengalaman-pengalaman di lapangan dalam melaksanakan survei ubinan. Pada hari kedua dilakukan tryout ubinan dengan turun langsung ke lapangan. Pada pelatihan kali ini tanaman pangan yang diubin adalah tanaman padi dan Jagung.

Survey ubinan rutin di lakukan setiap tahun dalam 3 periode, yaitu subround/SR I (periode Januari-april), SR II (periode Mei – Agustus), SR III (Periode September-Desember).

pelatihan survey 2

Praktek Lapangan Ubinan Padi berlokasi di Desa Kuripan Kec. Purwodadi Pelatihan Jagung berlokasi di Desa Karanganyar Kec. Purwodadi.
Diharapkan dengan adanya Pelatihan ini diperoleh informasi data yang akurat.

combine harvester 1Dalam budidaya tanaman padi, salah satu tahapan kegiatan yang membutuhkan perhatian khusus adalah proses panen. Panen harus dilakukan secara tepat waktu untuk memperoleh kualitas hasil yang baik. Oleh karena itu, diperlukan banyak tenaga kerja pada proses panen, sehingga proses panen dapat dilaksanakan secara tepat waktu. Hal ini menjadi kendala, terutama di daerah-daerah tertentu yang jumlah penduduknya sedikit atau jumlah tenaga kerjanya terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan penggunaan mesin panen modern agar proses panen lebih efisien dan menghemat biaya panen.

Salah satu jenis mesin panen padi adalah _combine harvester_, yaitu mesin untuk memotong dan merontokkan padi. Lebih lanjut, pemahaman tentang _combine harvester_ sangat penting dalam pengelolaan pertanian. Dengan mengetahui bagian mesin dan cara kerja serta kinerja, pengelolanya akan dapat merencanakan dan mengatur penggunaan combine harvester dengan efisien dan ekonomis. Dengan demikian akan mendukung proses budidaya keseluruhan secara mekanis.
Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan melaksanakan pelatihan penggunaan _combine harvester_ pada hamparan padi siap panen di Desa Tanjungharjo Kecamatan Ngaringan Kabupaten Grobogan (Rabu, 09052018). Pelatihan tersebut diperuntukkan bagi petugas kecamatan dan operator _combine harvester_ ukuran sedang dan kecil yang merupakan penerima bantuan dari kegiatan APBN Kementerian Pertanian RI.

combine harvester 2Hadir dalam acara pelatihan ini Kasi P2HP Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, Nur Widiastuti, S.Si., M.Si. didampingi Kepala UPT Dinas Pertanian Kecamatan Ngaringan, Matamari, S.P. beserta penyuluh pendamping. Sebagai Narasumber dalam acara tersebut adalah perwakilan dari CV. Karya Hidup Sentosa (Quick) dan PT. Rutan (Crown).

Widiastuti dalam sambutannya menyampaikan bahwa penggunaan mekanisasi alsintan untuk zaman sekarang oleh petani adalah merupakan suatu yang harus dan tidak bisa dihindari. Mekanisasi pertanian diperlukan dalam pengelolaan sistem budidaya tanaman, terutama dalam rangka efisiensi kerja dan penghematan biaya produksi, termasuk pada panen padi yang merupakan komoditas pangan utama Kabupaten Grobogan.

Teknisi CV. Karya Hidup Sentosa, Slamet menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengoperasi alat panen. _Pertama_, alat panen jenis combine merupakan gabungan dari beberapa proses panen dimulai dari menyisir kemudian memotong padi, merontokkan kemudian membersihkan dan terakhir menampung. Outputnya berupa gabah yang sudah ada dalam karung sehingga petani tidak perlu banyak membuang tenaga untuk berpindah–pindah alat. Dan yang_kedua_, variasi lahan yang masih bisa dikerjakan meliputi _lahan kering dan lahan basah/berlumpur dengan batasan : Harus ada dasar yang keras / lapisan tanah kerasnya pada kedalaman 20 cm_. Kondisi lahan ini sangat penting untuk menentukan jenis _combain_ yang akan digunakan sehingga bisa lebih efektif, efisien dan berfungsi optimal.

combine harvester 3Agus, Teknisi dari PT Rutan (Crown), menyampaikan bahwa yang tidak kalah penting dalam penggunaan _combine_ adalah pemeliharaan dan perawatannya setelah digunakan. Pergantian oli mesin untuk motor penggerak utama (diesel) harus dilaksanakan sesuai petunjuk penggunaan dan tidak boleh terlambat. Pembersihan pada filter solar dan filter udara basah secara berkala serta pelumasan pada semua organ yang melakukan pergerakan terutama setelai dipakai.
“Prinsipnya _operator yang harus mengikuti alat bukan sebaliknya_, tujuannya agar alsintan awet”, Agus menambahkan. (wieds)

Vinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.xVinaora Nivo Slider 3.x

Twitter Dispetan

Rumah Kedelai Grobogan

Kedelai Grobogan

Galeri Foto

Lokasi Kantor

**Go to top**

**Joomla! Debug Console**

**Session**

**Profile Information**

**Memory Usage**

**Database Queries**