1. Pertanyaan :

Kartu Tani yang sudah diterima oleh petani ternyata sebagian belum bisa dipergunakan karena belum diaktifkan, Bagaimana caranya agar dapat segera dipergunakan ?

Jawab :
Sebaiknya Kartu Tani yang sudah diterima petani ditarik kembali oleh kelompoktani dan diserahkan oleh Penyuluh Pertanian kemudian dikembalikan ke BRI untuk diaaktifkan atau Pihak BRI bisa mendatangi langsung ke lokasi kelompoktani, agar prosesnya lebih cepat dan petani tidak perlu antri lama.

2. Pertanyaan :

Kami dari Penyuluh Swadaya, ingin menyampaikan terima kasih kepada Ibu Bupati hubungannya dengan petak percontohan dari tanah desa, saya Penyuluh Swadaya Desa Tambirejo Kec. Toroh nama Maryoto telah menerima lahan percontohan seluas lebih kurang 1.200 M² telah kami kelola untuk percontahan komoditas maupun tehnologi baru dan ini manfaatnya sangat besar bagi petani disekitarnya, namun yang ingin kami sampaikan ini pesan teman-teman Penyuluh Swadaya di Kabupaten Grobogan, masih banyak Penyuluh Swadaya yang belum diberikan lahan percontahan dari desa, mohon Ibu bupati dapat memfasilitasi, demikian terima kasih.

Jawab :

Terima kasih atas masukannya, dan terima kasih kepada semua Penyuluh Swadaya atas bhaktinya dalam bidang pertanian, semoga pertanian kita kedepan tetap jaya.
Hubungannya dengan lahan percontohan, telah diatur dalam Peraturan Bupati Grobogan Nomor 29 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyusunan APBDESA TA. 2017, dalam Hal-Hal Khusus Lainnya no. 4 halaman 20. Berbunyi: Dalam Rangka mendukung kebijakan di bidang pertanian pemerintah desa agar menyediakan lahan pertanian laing luas 2.000 M² dari tanah kas desa atau sesuai hasil koordinasi dengan perangkat daerah yang melaksanakan urusan pemerintahan di bidang pertanian untuk dijadikan Demplot Kedelai Varietas Grobogan, benih bawang merah, pisang raja bulu, atau sesuai kearifan lokak desa yang pelaksanaannya dikerjakan oleh kelompok tani desa.

3. Pertanyaan :

Dalam upaya memberdayakan kelompok tani/ Gapoktan, utamanya dalam pelayanan kebutuhan sarana produksi bagi petani, dimana Gapoktan saat ini juga mengelola modal kegiatan PUAP, kami usulkan kepada Ibu Bupati, bagaimana Gapoktan yang sudah punya modal dan gudang apa bisa menjadi pengecer, mohon ibu Bupati dapat memfasilitasi, trima kasih.

Jawab :
Bapak/Ibu sebelumnya saya sampaikan terima kasih, atas berkembangnya pengelolaan modal PUAP dari pemerintah pusat, namun demikian masih ada juga yang belum berkembang, ini mohon kepada petugas untuk lebih intensif dalam pembinaannya.
Hubungannya dengan menjadi penyalur, silahkan mengajukan ke Distributor, dengan sepengetahuan Dinas Pertanian tentang kelayakan diantaranya luasan areal yang akan dilayani dan lainnya.

4. Pertanyaan :

Upaya untuk mengatasi musim tanam padi ke 2, dimana pembusukan jerami belum sempurna, oleh petani dilakukan dengan pemberian Dekomposer maupun MOL (Mikro Organisme Lokal) dan pemberian pupuk Nitrogen dalam bentuk Urea di alihkan ke Pupuk ZA, namun ketersediaan Pupuk ZA di MT II di tingkat penyalur ketersediaannya kurang tepat waktu, maksudnya saat tidak dibutuhkan tersedia banyak, namun saat dibutuhkan kurang, Mohon kepada Ibu Bupati dapat memberikan solusi, demikian saya sampaikan terima kasih.

Jawab :

Terima kasih atas masukannya, maka langkah yang terbaik agar ketersediaan pupuk dapat tepat waktu adalah:

  1. Dalam menyusun RDKK hendaknya jadwal dibuat sesuai kebutuhan.
  2. Penyalur dalam menyalurkan pupuk juga harus mengetahui kondisi lapang maupun jadwal dalam RDKK.
  3. Pentingnya koordinasi antara penyalur dan ketua kelompok tani dalam memenuhi kebutuhan pupuk para petani agar dapat tepat waktu.

5. Pertanyaan :

Para petani hortikultura diwilayah kami, kebiasaan memupuk tanam menggunakan pupuk majemuk NPK, namun kandungan unsur yang dipilih NPK 16:16:16, tetapi harganya lebih mahal karena bukan pupuk subsidi, mohon kepada ibu Bupati kandungan Pupuk subsidi PHONSKA yang kandungannya NPK. 15:15:15 dapat ditingkatkan menjadi NPK. 16:16:16, sehingga para petani dapat menekan biaya produksi, dan pendapatannya lebih meningkat, terima kasih.

Jawab :

Terima kasih atas masukannya, Karena merubah kandungan pupuk menjadi wewenang pusat, akan kami sampaikan usulan bapak/Ibu, mengingat saat ini komoditas hortikultura kita baru Tren banyak prestasi yang kita dapat, semoga Kabupaten Grobogan kedepan menjadi lebih hebat.

 

Twitter Dispetan

Rumah Kedelai Grobogan

Kedelai Grobogan

Lokasi Kantor

**Go to top**

**Joomla! Debug Console**

**Session**

**Profile Information**

**Memory Usage**

**Database Queries**