Color

foto

JAMIN STOK PANGAN AMAN, MENTAN DAN BUPATI GROBOGAN PANEN PERDANA PADI DI GODONG

JAMIN STOK PANGAN AMAN, MENTAN DAN BUPATI GROBOGAN PANEN PERDANA PADI DI GODONG

Godong – Dampak perubahan iklim ekstrim berpotensi berpengaruh nyata terhadap ketahanan pangan. Dalam beberapa kesempatan, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa ancaman perubahan iklim membutuhkan penanganan yang komprehensif, antisipasi sedini mungkin, secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya.

Oleh karena itu, Kementan bersama Pemerintah Daerah bergerak cepat memastikan produksi padi sebagai sumber pangan utama terjaga. 

Mengawali Tahun 2023 Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Bupati Grobogan Sri Sumarni kembali melakukan panen raya padi di Desa Werdoyo, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah (12/1/2023).

Panen padi di sentra beras Provinsi Jawa Tengah ini akan terus berlangsung dari Januari - April 2023. Hal ini juga mempertegas produksi padi dan ketersediaan beras dalam negeri aman.

"Yang kita lakukan hari ini adalah kontribusi kita pada negara. Saya datang hari ini untuk menunjukkan bahwa kita terutama Grobogan tidak ada masalah (stok beras). Selama 3 tahun Pandemi Covid-19, sektor pertanian menjadi bantalan ekonomi yang tidak goyah," jelas Mentan SYL saat memberikan sambutan.

Mentan SYL mengatakan Indonesia termasuk negara yang dinamikanya sangat tinggi. Tetapi menurut FAO, IRRI dan badan dunia Indonesia termasuk negara yang paling survive dan inflasi yang paling rendah dari negara lain.

SYL menambahkan bahwa urusan pertanian menjadi bagian dari harga diri. "kalau kita mau perbaiki rakyat perbaikilah pertaniannya,kita yang harus perbaiki jangan tunggu orang lain," ungkapnya pada pewarta.

Mengakhiri sambutannya Mentan SYL secara pribadi mengucapkan terimakasih kepada Bupati Grobogan atas kontribusinya dalam menyumbang ketersediaan pangan dalam negeri seperti padi, jagung dan kedelai, dan Mentan siap mendukung peningkatan produksi pangan lainnya di kabupaten Grobogan.  

Ditempat yang sama Bupati Grobogan Sri Sumarni mengaku bangga atas kehadiran Menteri Pertanian yang kesekian kalinya ke Grobogan.

"Ditengah ancaman inflasi hasil pertanian dari berbagai macam komoditas termasuk komoditas unggulan yaitu padi, jagung dan kedelai (Pajale) di Grobogan ini tetap eksis," kata Sri

Di Grobogan Tahun 2022 dengan luas panen 137 ribu ha produksi padi mencapai 787 ribu ton,produksi jagung seluas 133 ribu ha dengan produksi 835 ribu ton. Adapun luas panen kedelai 19 ribu ha dengan produksi 44 ribu ton.

"Produksi Pajale kami peringkat 1 tingkat Jawa Tengah. Di tahun 2022 Kabupaten Grobogan juga meraih juara 1 tingkat nasional untuk produksi kedelai yaitu 3,6 ton per hektar," tambahnya.

Kabupaten Grobogan sebagai penyangga pangan di Jawa Tengah, bahkan peringkat nasional dan akan terus berjuang untuk terus naik kelas.

"Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Bapak Menteri atas peran dan perhatiannya kepada Kabupaten Grobogan," katanya.

Dalam acara tersebut juga dilakukan demo cara pembuatan Biosaka dan penyerahan bantuan kepada beberapa kelompok tani berupa bantuan benih dan power threser. (Harmoko-Dispertan)

 

Comments :

Login to Comment

Galeri Foto